Slide 1

JANGAN BERPUTUS ASA JIKA MENGHADAPI KESULITAN, KARENA SETIAP TETES AIR HUJAN YANG JERNIH BERASAL DARI PADA AWAN YANG GELAP.

Slide 2

HIDUP YANG BERKUALITAS ADALAH BELAJAR UNTUK MANDIRI TANPA MENGELUH ATAS APA YANG DIBERIKAN.

Slide 3

SETIAP TITIK DARI IMPIANN HARUS DIPERJUANGKAN. KARENA KETIKA ITU TERCAPAI, BUKAN HANYA ANDA YANG AKAN BAHAGIA, TAPI JOGA ORANG DISEKELILING ANDA YANG DICINTAI.

Slide 4

KEKURANGAN BUKANLAH KELEMAHAN DALAM SEBUAH PERJUANGAN. TAPI TANDA UNTUK FOKUS MEMPERTAJAM KELEBIHAN YANG ANDA MILIKI.

Slide 5

MENJADI SEORANG PEJUANG SANGAT MUDAH, ANDA TINGGAL MENETAPKAN SEBUAH IMPIAN, KEMUDIAN BERUSAHA MENCAPAINYA.

Tampilkan postingan dengan label Tujuan dan Instrumen Ekonomi Makro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tujuan dan Instrumen Ekonomi Makro. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Agustus 2015

Tujuan dan Instrumen Ekonomi Makro

MEMAHAMI TUJUAN KEBIJAKAN EKONOMI MAKRO
1.             Pengantar
Tujuan pada kegiatan apapun mesti ada. Tanpa tujuan, sasaran dan arah sesuatu itu menjadi tidak jelas. Bila demikian, proses dan kinerjanya pun menjadi tidak terukur. Inilah prinsip dasar kehidupan yang mesti dipahami setiap orang. Agama kita mengajarkan agar kita senantiasa tidak lupa terhadap tujuan hidup yang sesungguhnya, yaitu mencari ridha Allah SWT (Tuhan Semesta Alam).  Hal ini penting dan sangat fundamental, bahkan semua kegiatan yang dilakukan manusia di muka bumi ini semuanya harus diwarnai dengan nilai fundamental ini. Tanpa mengarah kepada tujuan ini, nilai kegiatan kita menjadi tak bermakna dan kita akan menjadi manusia yang merugi.

Tujuan yang ingin dicapai dalam bidang ekonomi adalah mencapai tingkat kesejahteraan yang sebesar-besarnya dalam segala aspek kehidupan dengan mendapat ridha Allah SWT. Bagaimana caranya kita mencapai tujuan ini. Siapakah yang paling bertanggung jawab memberikan kesejahteraan bagi rakyat. Bisakah kesejahteraan itu dinikmati setiap orang. Di sinilah peran pemerintah sangat dominan dan paling bertanggung jawab atas kesejahteraan rakyatnya. Bahkan kinerja (sebut: amal shaleh) pemerintah akan sangat ditentukan oleh kemampuannya dalam mensejahterakan rakyatnya. Ketika pemerintah tidak bisa memberikan kesejahteraan pada rakyatnya, tapi sebaliknya yang terjadi adalah ketimpangan ekonomi yang semakin terbuka lebar, maka dapat diduga dalam sistem pemerintahan terdapat sesuatu yang tidak beres, atau terjadi penyimpangan yang tidak semestinya terjadi. Di sinilah tugas manusia sebagai khalifah (wakil) Allah di muka bumi untuk melakukan berbagai perbaikan dan menciptakan keadilan bagi siapapun.

Tulisan ini ingin menjelaskan beberapa hal terkait dengan tujuan kebijakan ekonomi makro, terutama hal-hal sebagai berikut: (1) Tujuan akhir dari kebijakan ekonomi makro, (2) Target variables dan mekanisme transmisi kebijakan moneter, (3) Target variables dan kinerja ekonomi, (4) Central macreconomic questions dan instrumen kebijakan ekonomi makro, (5) Kelemahan PDB sebagai ukuran aktifitas ekonomi, dan (6) Kegagalan dalam mencapai target variables.

2.             Tujuan Akhir   Kebijakan Ekonomi Makro
Tujuan akhir kebijakan ekonomi makro adalah : (1) price level stability, (2) high employment level, (3) long-term economic growth, dan (4) exchange rate stability (Thomas, 1997:448). Empat variabel ekonomi makro inilah yang paling berpengaruh terhadap kehidupan manusia secara keseluruhan, sehingga prilakunya perlu diamati dan dikendalikan. Di bawah ini diuraikan lebih rinci tentang variabel-variabel tersebut.